Touring ke Hutan Pinus Yogyakarta #RoFADuke200

Sebenarnya, momen kali ini kurang pas jika disebut touring, mengingat jaraknya yang cukup pendek, hanya sekitar 40 km (walaupun juga tidak ada patokan resmi berapa jarak minimal perjalanan untuk bisa disebut touring). Beberapa artikel ke depan juga kemungkinan besar akan bertema touring karena masih ada beberapa video yang belum saya rilis dengan tema tersebut.

Touring ini kami lakukan untuk mengikuti kompetisi video touring yang diselenggarakan oleh Ring of Fire Adventure Indonesia yang bekerjasama dengan KompasTV dan KTM Indonesia dengan hadiah utama sebuah sepeda motor KTM Duke 200 Special Edition. Berikut ini adalah pengumuman resminya yang saya ambil dari halaman Facebook resmi Ring of Fire Adventure Indonesia:

Sesaat setelah pertama kali membaca pengumuman tersebut, saya langsung memutuskan untuk turut serta dalam kompetisi tersebut. Bukan karena saya mengincar hadiah utamanya semata (walaupun harapan itu pasti tetap ada), namun lebih karena kompetisi ini menggabungkan dua kegemaran saya, yaitu video making dan mblayang dengan sepeda motor. As simple as that.

Rencana perjalanan ini sempat tertunda hingga 2 minggu akibat cuaca di sekitaran Jogja yang sangat tidak bersahabat dan tidak menentu. Hujan dipastikan turun dari siang hingga malam hari tanpa jeda dan benar-benar mengurangi kenyamanan dan keamanan saat berkendara, apalagi di lokasi kami harus mengambil gambar dan tidak mungkin terus menerus mengenakan jas hujan. Syukurlah, pada minggu terakhir sebelum batas akhir pengumpulan video, cuaca cerah dan tidak mendung sama sekali.

Langsung saja, silakan putar video di bawah ini. Bagi yang menggunakan HP maupun tidak tampil videonya, silakan buka tautan ini.

Jika Anda perhatikan, ada perubahan yang cukup besar pada video ini  jika dibandingkan dengan video-video Tripvenia sebelumnya. Pada video kali ini, saya mencoba untuk memasukkan suara vokal sayasebagai pengiring video, walaupun hasilnya saya rasa belum maksimal. Kendala saya selama ini yang membuat saya tidak memasukkan suara adalah keterbatasan microphone. Saya sudah beberapa kali mencoba tutorial DIY (Do It Yourself) soal microphone, namun hasil akhirnya memang belum maksimal.

Sekilas Tentang Hutan Pinus

Hutan Pinus sendiri merupakan salah satu kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY. Sesuai namanya, hutan ini memang mayoritas berisi pohon pinus. Silakan cek peta di bawah ini untuk menentukan rute terdekat dari tempat Anda berada sekarang.

Saya masih ingat, pertama kali datang ke kawasan ini adalah ketika saya masih SMA, sekitar tahun 2008. Waktu itu, tempat ini benar-benar berupa hutan tanpa campur tangan manusia. Tempatnya pun masih sangat sepi. Tempat yang disebut dengan ‘hutan pinus’ pun hanya ada di satu titik saja.

Saat ini, kawasan hutan pinus adalah objek wisata sepanjang jalan yang sudah dibagi menjadi beberapa titik kawasan wisata dan masing-masing sudah terdapat berbagai macam fasilitas di dalamnya, misalnya saja jalan setapak, tempat duduk bahkan gardu pandang. Soal gardu pandang ini, jika Anda berjalan ke arah timur, Anda akan sampai ke sebuah tebing yang cukup curam. Inilah alasan kenapa ada gardu pandang di hutan ini, agar Anda dapat memandang kawasan timur hutan pinus dari ketinggian dengan aman.

Kawasan ini sekarang menjadi salah satu objek wisata andalah di Kabupaten Bantul, selain kawasan pantai selatannya. Untuk mencapai tempat ini pun tidak susah, dengan menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa sampai di tempat ini dengan waktu perjalanan sekitar 1 jam dari pusat Kota Jogja. Namun, Anda harus berhati-hati, terutama setelah memasuki kawasan Imogiri, karena karakter jalanan di sini cukup sempit (hanya 2 lajur) dengan jurang di sisinya dan berkelok-kelok.

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mengunjungi tempat ini?

Featured image: Unsplash